DPRD Samarinda Respon Soal Perubahan Warna Sungai Karang Mumus

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Keresahan melanda masyarakat Samarinda karena perubahan warna air Sungai Karang Mumus dari cokelat menjadi hijau, yang menyebabkan ikan-ikan naik ke permukaan air. Fenomena ini menjadi fokus perhatian, dan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, telah meresponsnya.

Samri menyatakan bahwa meskipun belum ada diskusi resmi mengenai penyebab perubahan warna sungai, jika fenomena ini berpotensi membahayakan masyarakat, langkah cepat perlu diambil. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda akan dipanggil untuk menyelidiki penyebabnya.

“Warna air hijau itu apakah aman atau itu justru jadi racun, biasanya sih kalau hijau air karena tumbuhnya lumut, sebab adanya paparan sinar matahari kan, ini memang belum ada analisa yang menentukan ini lumut atau mungkin memang ada pencemaran. Kalo ini berlangsung lama apa efeknya nanti buat masyarakat kita,” ucap Samri.

Samri juga menyoroti munculnya ikan-ikan di permukaan air dan potensi bahaya jika ikan yang dikonsumsi oleh masyarakat tersebut beracun. Langkah selanjutnya adalah berkomunikasi dengan DLH untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

“Karena sangat bahaya sekali kalau ikan yang di konsumsi itu bisa beracun. Kami akan coba  komunikasikan ke DLH terkait hal tersebut, karena saya bukan ahlinya. Kalo memang perlu kita akan adakan RDP dengan mereka,” jelasnya.

Meskipun belum ada laporan kasus keracunan terkait konsumsi ikan dari Sungai Karang Mumus, Samri mengingatkan pentingnya antisipasi dan tanggapan cepat dari pemerintah.

“Harusnya pemerintah ini cepat gitu mencari tahu, ini berbahaya apa tidak buat masyarakat kita, kalau aman aja ya sudah biarkan aja. Tapi sebenarnya dengan adanya perubahan warna tersebut Pemerintah Kota sudah harus mencari tahu akar masalahnya karena apa,” tutupnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru