HarianBorneo.com, TENGGARONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, memaparkan hasil capaian program tahun 2023 dan target tahun 2024 dalam forum lintas perangkat daerah di Ruang Serbaguna Bappeda. Realisasi capaian tahun 2023 mencapai 100 persen dengan fokus pada pengembangan lembaga kemasyarakatan dan status desa.
“Pada tahun 2023, capaian kami telah mencapai 100 persen dengan indikator yang meliputi pengembangan lembaga kemasyarakatan, peningkatan kualitas pemerintahan desa, dan perubahan status desa. Untuk 2024, kami menargetkan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) sebesar 82 dengan anggaran Rp134,79 miliar,” jelas Arianto.
Beberapa program seperti penataan desa dan administrasi pemerintahan desa belum sepenuhnya terealisasi. Masalah utama termasuk akses desa yang terisolasi, kekurangan listrik, dan sarana pendidikan.
“Agar target 2024 tercapai, kami memerlukan dukungan dari OPD lain untuk pengadaan tenaga kesehatan, perbaikan infrastruktur, dan pembangunan fasilitas umum,” ujar Arianto. Upaya juga akan dilakukan untuk meningkatkan akses transportasi, taman baca, pendidikan, serta penyediaan fasilitas umum seperti tempat sampah dan lapangan olahraga. (VY/Adv/DPMDKukar)











