Transformasi Lahan Bekas Tambang di Desa Embalut Jadi Kebun Jagung yang Menguntungkan

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Desa Embalut di Kecamatan Tenggarong Seberang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memanfaatkan lahan bekas tambang untuk mengembangkan pertanian jagung. Langkah ini merupakan bagian dari upaya desa untuk memastikan lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat memberikan hasil yang maksimal.

Kepala Desa Embalut, Yahya, mengungkapkan bahwa sekitar 200 hektare lahan pasca-tambang kini telah bertransformasi menjadi lahan pertanian jagung yang subur. Meskipun menghadapi tantangan cuaca, hasil panen jagung tetap memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi petani setempat.

“Kami telah mendapatkan bibit jagung unggul dari Jawa yang mampu memproduksi 4-5 tongkol per tanaman, dan kami segera menyalurkannya kepada para petani,” kata Yahya.

Ini adalah musim tanam keempat yang dilakukan di lahan bekas tambang, dan Yahya sangat optimis bahwa hasil yang akan diperoleh kali ini akan memuaskan. “Program ini merupakan inisiatif dari Bupati yang mengalokasikan lahan bekas tambang untuk pertanian jagung, dan kami telah melihat kemajuan yang signifikan,” lanjutnya.

Diharapkan bahwa program ini akan meningkatkan produksi jagung dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Desa Embalut, terutama untuk kelompok tani yang mengelola lahan tersebut. Ini juga merupakan bagian dari mendukung program revolusi jagung yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar.

“Bupati sangat mendukung alokasi lahan ini. Sebelumnya, kami kesulitan dalam memasarkan jagung, tetapi kini permintaan telah meningkat,” ucap Yahya dengan penuh rasa syukur. (VY/Adv/DPMDKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru