Kunjungan Tiga Menteri ke Embalut Ditunda, Pemdes Harap Jadwal Ulang

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Rencana kunjungan tiga menteri ke Desa Embalut yang dijadwalkan untuk meninjau pemanfaatan lahan bekas tambang harus tertunda. Pemerintah desa berharap kunjungan tersebut dapat dijadwalkan ulang agar program pengembangan desa tetap mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Kepala Desa Embalut, Yahya, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat bersiap menerima kunjungan Menteri Desa, Menteri Lingkungan Hidup, dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Namun, karena kendala tertentu, rencana tersebut batal. “Kami berharap ini hanya penundaan sementara dan bisa segera dijadwalkan ulang. Kehadiran mereka penting untuk melihat langsung potensi desa kami,” ujarnya.

Desa Embalut saat ini tengah memanfaatkan 40 hektare lahan bekas tambang untuk budidaya jagung sebagai langkah diversifikasi ekonomi. Selain itu, sektor perikanan juga tetap menjadi andalan utama bagi masyarakat desa.

Menurut Yahya, dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar program yang telah berjalan dapat berkembang lebih optimal. “Kami ingin menunjukkan bahwa lahan bekas tambang ini dapat diubah menjadi sumber ekonomi baru. Jika mendapatkan bantuan lebih lanjut, tentu hasilnya akan lebih maksimal,” katanya.

Meskipun kunjungan batal, Pemdes Embalut tetap melanjutkan berbagai program yang telah dirancang, termasuk bantuan kepada petani jagung serta pendampingan bagi nelayan. Yahya optimistis bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, desa dapat mencapai perkembangan ekonomi yang lebih baik. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru