HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Anggana menyiapkan paket pendanaan khusus senilai total Rp8 miliar guna mempercepat pembangunan tiga desa pesisir: Sepatin, Muara Pantuan, dan Tani Baru. Camat Anggana, Rendra Abadi, mengatakan skema ini lahir setelah evaluasi ketimpangan layanan dasar dibanding desa daratan.
“Pesisir menghadapi biaya logistik tinggi, sehingga perlu affirmative action. Dana ini fokus pada listrik, air bersih, serta akses jalan produksi,” jelas Rendra.
Dusun Sungai Saba di Sepatin menjadi lokasi perdana. Jaringan listrik tegangan rendah sepanjang dua kilometer sedang dibangun bersamaan pembuatan pondasi genset 300 kVA. Sementara itu, Muara Pantuan mendapat alokasi 1,5 miliar rupiah untuk pengeboran deep well dan tandon fiber berkapasitas 100 m³.
Tani Baru difokuskan pada pembukaan jalan usaha tani serta pengadaan lampu PJU solar cell di kawasan dermaga ikan. Pembangunan menggunakan pola padat karya agar menambah lapangan kerja temporer bagi warga setempat.
“Dana khusus ini tidak berdiri sendiri. Kami sandingkan dengan program ketahanan pangan—petani dibantu bibit padi rawa, nelayan dapat cooler box dan mesin tempel,” ujar Rendra.
Ia menjelaskan, monitoring dilakukan per triwulan melalui dashboard anggaran kecamatan agar penyerapan tepat waktu. OPD teknis diwajibkan mengirim laporan foto geo‑tagging setiap progres 25 persen.
“Target kami, pada triwulan IV‑2025 akses listrik minimal 20 jam per hari, air bersih terdistribusi ke 75 persen rumah, dan jalan produksi fungsional sepanjang 5 kilometer,” paparnya.
Rendra berharap percepatan infrastruktur ini mengikis disparitas wilayah dan memacu ekonomi pesisir berbasis perikanan tangkap serta agrowisata mangrove. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











