Sebulu Luncurkan Armada Sampah Terpadu, Targetkan Lingkungan Bebas Timbunan 2026

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Sebulu, Edy Fachruddin. (Foto: Ist)

Camat Sebulu, Edy Fachruddin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Sebulu meluncurkan paket armada baru untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah. Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menyebut dua truk compactor, satu pikap L300, dan dua motor roda tiga resmi beroperasi sejak April 2025.

“Armada ini menggantikan kendaraan lama yang sering mogok. Kini siklus angkut bisa dua kali sehari di zona padat,” ujar Edy.

Kecamatan Sebulu sebelumnya hanya memiliki satu truk terbuka yang melayani 11 desa. Akibatnya, sampah kerap menumpuk dan warga membakar limbah di pekarangan. Dengan tambahan armada, ritase pengangkutan meningkat 60 persen.

Selain menguatkan armada, pemerintah menyiapkan skema retribusi berbasis volume. Warga diberikan kantong berwarna dengan kode QR; petugas menimbang di TPS terpadu, biaya ditagih nontunai via aplikasi.

“Skema ini memicu warga memilah sampah. Kantong organik diolah menjadi kompos di bank sampah induk, sedangkan anorganik dijual ke mitra daur ulang,” jelas Edy.

Dinas Lingkungan Hidup Kukar turut mendukung dengan pelatihan kemitraan produsen — pengepak barang bekas diajari membuat kerajinan dari plastik multilayer. Program ini ditargetkan menekan timbunan sampah 30 persen pada 2026.

Edy juga menggandeng karang taruna untuk patroli sungai, memastikan tidak ada pembuangan limbah ke badan air. “Kami ingin Sebulu jadi contoh kecamatan hijau yang mengedepankan ekonomi sirkular,” tegasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru