Ibu PKK dan UMKM Loa Raya Kembangkan Produk Abon Ikan untuk Tambah Penghasilan

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Loa Raya, Martin. (Foto: Ist)

Kades Loa Raya, Martin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG — Pemerintah Desa Loa Raya menggerakkan potensi perempuan dan pelaku UMKM lokal melalui program pengolahan hasil perikanan. Abon ikan menjadi salah satu produk olahan yang kini dikembangkan secara serius sebagai solusi atas keterbatasan distribusi ikan segar.

Kepala Desa Loa Raya, Martin, menjelaskan bahwa selama ini ikan berukuran besar hasil budidaya keramba sulit dipasarkan karena tidak sesuai permintaan pasar lokal. Melalui program pengolahan, ikan-ikan tersebut kini bisa dimanfaatkan menjadi produk bernilai tinggi.

“Kami latih ibu-ibu PKK membuat abon dari ikan nila. Kami bantu juga alat seperti mesin pengering dan alat produksi,” kata Martin.

Program pelatihan ini sudah berjalan sejak awal tahun dan menyasar tidak hanya kelompok PKK, tetapi juga pelaku usaha rumahan yang ingin menambah penghasilan. Selain itu, empat unit rombong bantuan dari Dinas Koperasi dan UMKM juga telah disalurkan ke pelaku usaha untuk menunjang distribusi.

“Rombong ini bisa dipakai untuk jualan keliling atau di pasar mingguan. Kami ingin pemasaran produk semakin luas,” jelasnya.

Menurut Martin, produk abon ikan yang dikemas dengan baik berpotensi menembus pasar di luar Kukar. Oleh karena itu, pemerintah desa juga tengah menyiapkan strategi branding dan sertifikasi produk agar lebih kompetitif.

“Kita ingin produk ini dikenal lebih luas. Sudah mulai kita arahkan untuk pemasaran ke luar kecamatan,” tambahnya.

Martin juga berencana membuat merek produk desa dan mengajukan sertifikasi halal serta izin edar agar produk olahan ikan bisa dipasarkan di toko oleh-oleh hingga swalayan.

“Kalau semua legalitas lengkap, kita bisa masuk pasar modern. Potensinya besar,” ujarnya.

Ia berharap produk-produk ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi warga dan menjadi ciri khas Desa Loa Raya.

“Kami dorong ibu-ibu untuk tidak hanya konsumtif, tapi juga jadi pelaku usaha yang kuat,” pungkas Martin. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru