HarianBorneo.com, TENGGARONG — Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan kawasan Pujasera Tuah Himba akan segera difungsikan meski belum rampung sepenuhnya. Langkah ini ditempuh untuk mencegah fasilitas publik bernilai miliaran rupiah menjadi tidak terawat.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menegaskan bahwa percepatan dilakukan agar masyarakat dapat segera menikmati manfaat fasilitas tersebut.
“Pujasera ini masih dalam proses lelang, tapi kami menargetkan itu tetap difungsikan tahun ini. Terlepas dari beberapa kekurangan, biar tidak terkesan mangkrak,” katanya.
Kawasan Pujasera di Bundaran Tuah Himba dirancang sebagai tempat bersantai, pusat kuliner, dan ruang interaksi masyarakat. Fasilitas seperti taman, pedestrian, dan tempat duduk sudah tersedia dan siap digunakan.
Namun, Wiyono mengingatkan pentingnya pengelolaan yang terstruktur agar keberlanjutan fungsi kawasan tetap terjaga. Untuk itu, pihaknya tengah mengoordinasikan pengelolaan dengan beberapa perangkat daerah.
“Saat ini masih dikoordinasikan, pihak-pihak yang ingin mengelola dari perangkat daerah mana, nanti akan kami rapatkan kembali,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan publik yang dibiarkan kosong terlalu lama akan berisiko rusak atau kehilangan fungsi estetisnya.
“Kalau tidak segera digunakan, nanti malah rumput tumbuh tinggi, fasilitas bisa rusak atau hilang. Ini yang ingin kita hindari,” jelas Wiyono.
Ia berharap kawasan Pujasera dapat segera menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial, sekaligus mempercantik wajah Tenggarong sebagai ibu kota kabupaten. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











