Bupati Kukar Teken Kerja Sama Perdagangan Karbon, Fokus Kelestarian Gambut

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama Pemkab Kukar dan PT Tirta Carbon Indonesia terkait perdagangan karbon. (Foto: Ist)

Penandatanganan kerja sama Pemkab Kukar dan PT Tirta Carbon Indonesia terkait perdagangan karbon. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama dengan PT Tirta Carbon Indonesia dalam program perdagangan karbon sektor kehutanan, khususnya di lahan gambut di luar kawasan hutan. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, bersama Direktur Utama PT Tirta Carbon Indonesia, Wisnu Tjandra, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Selasa (6/5/2025).

Edi mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi isu perubahan iklim global. Lahan gambut Kukar yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kembang Janggut, Kenohan, Kota Bangun, Muara Kaman, dan Muara Wis, memiliki luas lebih dari 110 ribu hektare dan menjadi fokus perlindungan.

“Investasi karbon ini adalah peluang baru untuk pembangunan berkelanjutan. Kami tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomi pada upaya konservasi,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan regulasi nasional, termasuk Permen LHK Nomor 7 Tahun 2023 serta Perbup Kukar Nomor 17 Tahun 2025 tentang mekanisme perdagangan karbon. Pemkab Kukar juga telah memiliki Perda Nomor 18 Tahun 2016 tentang pengelolaan rawa dan gambut sebagai payung hukum.

Edi berharap kerja sama ini tidak hanya berjalan di atas kertas. Ia meminta semua pihak dari tingkat kabupaten hingga desa aktif mendukung dan mengawal pelaksanaan proyek ini.

“Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran masyarakat. Kami ingin ada manfaat nyata, baik untuk lingkungan maupun kesejahteraan ekonomi warga,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan harus menjadi budaya di Kukar. Kolaborasi dengan dunia usaha seperti ini harus diarahkan pada dampak yang konkret dan jangka panjang.

“Dengan sinergi yang baik, kita bisa jadikan Kukar sebagai model pengelolaan karbon di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru