Kades Rapak Lambur Terapkan Sistem Terpusat Dana RT demi Tertib Administrasi

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Foto: Ist)

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, mengambil langkah berbeda dalam pengelolaan dana RT sebesar Rp50 juta per unit. Dana tersebut tidak disalurkan langsung kepada Ketua RT, tetapi dikelola secara terpusat melalui mekanisme kas desa.

Yusuf menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjamin akuntabilitas dan efisiensi penggunaan dana. “Dana itu tidak langsung diberikan gelondongan ke RT. Semuanya masuk ke kas desa dan dikelola berdasarkan RAB,” jelasnya.

Setiap RT terlebih dahulu mengadakan musyawarah internal untuk menyusun kegiatan yang dibutuhkan. Usulan tersebut lalu disampaikan dalam forum musyawarah desa untuk mendapatkan persetujuan. Setelah disahkan, kegiatan bisa dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Penggunaan dana meliputi kegiatan gotong royong, pembangunan pos kamling, kebersihan lingkungan, dan operasional Ketua RT. Bahkan untuk kegiatan gotong royong, desa mengalokasikan anggaran konsumsi sebesar Rp200 ribu per bulan.

Seluruh kegiatan yang dibiayai harus disertai SPJ sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif. Proses verifikasi dilakukan oleh tim desa sebelum pembayaran dilakukan.

“Kami tidak ingin ada penyalahgunaan. Karena itu, saya sejak awal menjabat sudah menetapkan mekanisme ini. Alhamdulillah, sampai sekarang berjalan baik,” katanya.

Yusuf mengakui pendekatan ini sempat menimbulkan pro dan kontra. Namun ia menilai pengawasan yang ketat merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Menurutnya, sistem ini tidak hanya menjamin ketertiban administrasi, tapi juga mendorong partisipasi warga dalam setiap tahapan pembangunan lingkungan.

Desa Rapak Lambur kini menjadi salah satu contoh pengelolaan anggaran yang disiplin dan berbasis musyawarah. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru