Sekolah Unggulan Dinilai Berpotensi Jadi Motor Inovasi Pendidikan, Asal Tidak Jadi Proyek Elitis

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Pembangunan sekolah bertaraf internasional di kawasan Loa Bakung menuai perhatian publik, khususnya terkait isu pemerataan akses dan kualitas pendidikan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menyampaikan harapannya agar sekolah unggulan tersebut tidak sekadar menjadi simbol kemewahan, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat inovasi pendidikan.

Menurut Ismail, konsep sekolah digital dan bilingual seperti yang dikembangkan di Loa Bakung sangat berpotensi menjadi model pembelajaran masa depan.

Namun, ia mengingatkan agar keberadaan sekolah ini tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu, melainkan bisa memberikan dampak nyata bagi sekolah-sekolah lain yang masih menghadapi keterbatasan.

“Sekolah unggulan seharusnya menjadi laboratorium inovasi yang terbuka untuk semua. Jangan hanya menjadi etalase kemajuan, tapi harus bisa menularkan praktik baik ke sekolah-sekolah di pinggiran kota hingga pelosok kecamatan,” jelasnya.

Ismail juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses seleksi siswa. Ia mengingatkan bahwa program sekolah unggulan tidak boleh menciptakan kesan eksklusif yang justru memperlebar kesenjangan sosial.

“Setiap anak, terlepas dari latar belakang ekonomi, harus punya kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas. Jangan sampai hanya anak dari keluarga berpunya atau yang punya koneksi saja yang bisa masuk,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ismail mendorong Pemerintah Kota Samarinda dan Dinas Pendidikan untuk memaksimalkan peran sekolah unggulan ini sebagai pusat pelatihan guru, pengembangan kurikulum digital, dan integrasi sistem pembelajaran adaptif yang bisa direplikasi di sekolah-sekolah lain.

“Jangan hanya berhenti pada bangunan megah. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu, teknologi, dan semangat inovasi yang ada di dalamnya bisa dirasakan juga oleh guru dan siswa di seluruh kota. DPRD siap mendukung agar proses transfer pengetahuan ini berjalan optimal,” pungkasnya. (RD/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru