Ada Tiga Situs Sejarah di Desa Jembayan yang Siap Dikunjungi Wisatawan, Ini Lokasinya

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 02:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situs bersejarah di Desa Jembayan. (Foto: Ist)

Situs bersejarah di Desa Jembayan. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comTENGGARONG – Desa Jembayan yang berada di Kecamatan Loa Kuku memiliki potensi wisata edukasi yang tinggi. Di desa ini, terdapat tiga situs sejarah yang menjadi saksi bisu peradaban masa lalu. Situs-situs tersebut adalah makam Raja Kutai Kartanegara, makam ulama Aulia Habib Abdurrahman, dan bunker Jepang.

Menurut Sekretaris Desa Jembayan, Jamli, pemerintah desa berencana untuk mengembangkan situs-situs sejarah ini menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal dan asing. Dengan demikian, desa ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Desa Jembayan dapat menjadi desa wisata yang unik dan berbeda. Kami memiliki nilai sejarah dan religi yang luar biasa. Kami juga ingin menjaga dan melestarikan warisan budaya dan sejarah kami,” ujar Jamli.

Jamli menambahkan bahwa makam Raja Kutai Kartanegara, yang berlokasi di RT 1 Desa Jembayan, adalah situs kerajaan tertua di Indonesia yang masih terawat dengan baik. Makam ini merupakan makam Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa, salah satu raja Kutai Kartanegara yang terkenal.

Makam ulama Aulia Habib Abdurrahman, yang berlokasi di RT 15 Desa Jembayan, adalah makam seorang ulama besar yang dihormati oleh masyarakat desa. Makam ini merupakan tempat ziarah bagi banyak orang yang ingin mendapatkan berkah dan doa.

Bunker Jepang, yang juga berlokasi di RT 15 Desa Jembayan, adalah situs peninggalan Perang Dunia II yang masih asli. Bunker ini merupakan bekas pertahanan tentara Jepang saat menjajah Indonesia. Bunker ini memiliki pemandangan yang indah karena berada di ketinggian.

Jamli mengharapkan bahwa situs-situs sejarah ini dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi pelajar dan masyarakat di Kukar. Ia juga mengimbau agar masyarakat desa dapat merawat dan menjaga situs-situs ini sebagai aset berharga.

“Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat kita untuk program pengembangan wisata di Jembayan. Kami yakin bahwa situs-situs sejarah ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak,” tutup Jamli. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru