Ancaman Kemarau, Petani Desa Segihan Didorong Optimalkan Irigasi

- Jurnalis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdes Segihan, Setiono Anitabhakti. (Foto: Ist)

Sekdes Segihan, Setiono Anitabhakti. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Ancaman musim kemarau panjang menjadi tantangan utama bagi petani di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu. Ketergantungan terhadap curah hujan membuat sebagian besar lahan pertanian di desa ini berisiko mengalami penurunan produksi jika pasokan air tidak mencukupi.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, mengungkapkan bahwa selama ini petani mengandalkan pola tanam dua kali setahun. Namun, ketika musim kemarau berkepanjangan terjadi, hasil panen mereka bisa turun drastis. “Jika kondisi cuaca mendukung, panen bisa dua kali setahun. Tapi saat kemarau panjang, petani sering kali hanya bisa panen sekali,” ujarnya.

Saat ini, luas lahan pertanian di Desa Segihan mencapai 100 hektare dengan rata-rata produksi sekitar tiga ton per hektare. Namun, angka ini bisa menurun signifikan jika tidak ada solusi pengelolaan air yang lebih baik. “Tanpa sistem irigasi yang memadai, hasil panen akan bergantung sepenuhnya pada hujan,” jelas Setiono.

Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah desa tengah mengupayakan peningkatan infrastruktur irigasi agar ketersediaan air tetap terjaga, terutama saat musim kemarau. Setiono berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dalam pengembangan jaringan irigasi yang lebih efisien.

Selain itu, pemerintah desa juga berencana menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membantu penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan), termasuk pupuk dan alat pertanian modern. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan petani terhadap perubahan iklim.

“Dengan dukungan teknologi pertanian dan infrastruktur yang memadai, kami optimistis petani dapat mempertahankan produktivitas mereka, bahkan di tengah tantangan musim kemarau,” pungkas Setiono. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru