Anggaran Terbatas, Pembangunan Infrastruktur di Sebulu Modern Dilakukan Bertahap

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Sebulu Modern, Joemadin. (Foto: Ist)

Kades Sebulu Modern, Joemadin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Keterbatasan anggaran membuat Pemerintah Desa Sebulu Modern harus melakukan pembangunan infrastruktur secara bertahap. Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang tersedia tidak bisa sepenuhnya dialokasikan untuk proyek fisik karena harus dibagi untuk sektor lain seperti ketahanan pangan, bantuan sosial, dan operasional pemerintahan desa.

Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, menyebutkan bahwa dari ADD yang diterima, sekitar 70 persen dialokasikan untuk gaji perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT, serta tenaga pendidik agama. Sementara itu, hanya 30 persen yang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

“Dengan keterbatasan ini, kami harus benar-benar menyusun skala prioritas agar pembangunan tetap berjalan meskipun dilakukan secara bertahap,” jelas Joemadin.

Untuk menambah sumber pendanaan, pemerintah desa menggandeng anggota legislatif serta mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah daerah dan pihak swasta. Ia berharap ada tambahan dana agar pembangunan infrastruktur dapat dipercepat.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar desa ini bisa berkembang lebih baik, terutama dalam penyediaan infrastruktur yang layak,” tambahnya.

Meskipun terbatas, Joemadin memastikan pembangunan jalan desa dan fasilitas umum tetap menjadi fokus utama agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru