HarianBorneo.com, SAMARINDA – Dengan relokasi Ibu Kota Negara (IKN) ke tanah Kalimantan Timur (Kaltim), perhatian tertuju pada persiapan mendalam, terutama dalam memastikan ketersediaan pangan yang memadai.
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyoroti pentingnya peningkatan ketahanan pangan sebagai prioritas utama, mengingat saat ini Samarinda masih bergantung pada pasokan dari pulau lain.
“Pemerintah Kota mestinya fokus dengan apa yang menjadi kebutuhan saat ini dan bukan keinginan. Apalagi soal pangan yang jelas menjadi kebutuhan dasar kita,” ujar Abdul Rohim, pada (24/04/2024).
Rohim menegaskan perlunya pengalokasian anggaran yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama dengan status Samarinda sebagai salah satu daerah penyanggah IKN.
“Jadi ya mestinya alokasi anggaran itu di berikan untuk memenuhi apa yang sudah direncanakan. Terkait kebutuhan dasar kita seperti stabilitas harga ataupun soal pasokan pangan,”jelasnya.
“Terlebih kita juga masuk dalam 3 daerah penyanggah IKN, dan kita pun harus mampu menyiapkan kebutuhan pangan kita” timpalnya.
Rohim mengakhiri dengan mengingatkan bahwa kritik-kritik yang telah disampaikan merupakan panggilan untuk fokus pada kepentingan masyarakat, dan bukan terjebak dalam pembangunan yang tidak sesuai dengan kebutuhan riil. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











