Antisipasi Bullying di Samarinda, Sri Puji Astuti Harap Guru Inklusi dan Bimbingan Konseling Ditambah

- Jurnalis

Selasa, 7 November 2023 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Ist)

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti mendorong peningkatan guru inklusi di Samarinda sebagai upaya pencegaha kasus Bullying di Kota Tepian. Meskipun kasus-kasus tersebut belum banyak terjadi di Samarinda, namun ia merasa bahwa pihak sekolah perlu untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sebab, kasus tersebut kerap diterima oleh anak berkebutuhan khusus (ABK). Sedangkan jumlah guru khusus inklusi maupun BK masih sangat minim di sekolah.

Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya memiliki lebih banyak guru inklusi dan Bimbingan Konseling (BK) di setiap sekolah, terutama untuk mendukung Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Saat ini baru ada 157 sekolah inklusi dan anak-anak yang terdata baru 350 orang,” ungkap Puji, Selasa (7/11/2023).

Politikus Partai Demokrat itu juga mencatat bahwa regulasi yang mengatur tentang kenakalan remaja belum cukup jelas diatur, sehingga perlu perhatian lebih lanjut dari sekolah, keluarga, dan lingkungan.

“Saat ini regulasinya memang belum ada untuk menangani kasus bullying di sekolah, maka keluarga yang harus berperan besar untuk melakukan pencegahan,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Puji berharap kedepannya seluruh satuan pendidikan di Kota Tepian memiliki lebih banyak guru inklusi dan BK.

Hal ini tentunya dapat dicapai dengan membuka peluang yang lebih luas dalam mengangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K), terutama untuk guru yang dapat bekerja di sekolah inklusi dan guru BK.

“Karena yang kita harapkan bisa menjadi Kota Ramah Anak, sehingga peranan guru-guru sangat penting untuk membentuk prilaku anak di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (FI/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru