HarianBorneo.com, SAMARINDA – Meskipun menjadi tanggung jawab pemerintah, fenomena parkir liar di Kota Samarinda terus menimbulkan keprihatinan, bahkan kendaraan pribadi yang diparkir di bahu jalan umum masih sering terlihat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca, menyadari urgensi penertiban parkir ini untuk menghindari kemacetan parah yang mengganggu arus lalu lintas.
“Yang jelas parkir memang harus tertib, karena itu sebabkan macet ya, kayak apa kalo macet kiri kanan karena parkir nya sembarangan, ya tergantung kesadaran masyarakat lagi lah,” ungkap Markaca, saat diwawancarai pada Rabu (17/4/2024).
Menyikapi masalah ini, Markaca menyarankan adanya kantong parkir yang jelas serta wacana pengenalan sistem parkir berlangganan sebagai upaya mengurangi masalah parkir liar di kota ini. Namun, tantangan ini tidaklah mudah, mengingat fenomena parkir liar sudah menjadi masalah yang merajalela di Kota Samarinda.
“Mungkin sedang dipikirkan untuk pembuatan kantong parkir juga, karena memang harus ada kantong parkirnya, Tapi ada wacana nanti untuk diadakan parkir berlangganan, itu bagus lah paling tidak bisa meminimalisir lah,” ucapnya
Untuk mengatasi hal ini, Markaca mengaku pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama pemerintah kota untuk menemukan kebijakan yang tepat dalam menangani masalah parkir ini.
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan Kota Samarinda dapat terbebas dari masalah parkir liar dan menjadikan kota ini lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat serta pengunjungnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











