Banyak Bertebaran Kos-kosan dan Guest House, Pansus I Teliti Raperda Retribusi Khususnya

- Jurnalis

Senin, 26 September 2022 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I Muhammad Yusran. (Foto: Ist)

Anggota Komisi I Muhammad Yusran. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA  Di tengah perkembangan Kota Samarinda, semakin banyak bangunan yang bisa menjadi objek retribusi baru. Salah satunya melalui kos-kosan, guest house dan hotel melati yang selama ini belum pernah diatur, khusus setoran retribusinya.

Atas hal inilah yang menginisiasi panitia khusus (pansus) I DPRD Samarinda, dalam mengatur rancangan peraturan daerah (raperda) kos-kosan, guest house dan hotel melati. Hal ini diyakini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun khusus hal ini, pansus I yang terdiri dari Komisi I DPRD Samarinda akan lebih fokus dalam menggali aturannya. Seperti yang diungkapan Anggota Komisi I Muhammad Yusran yang juga menjadi bagian dari pansus tersebut.

Baca Juga :  Wawali Rusmadi Ajak Ketua RT se-Samarinda Sukseskan Program Regsosek

“Selama ini kita lihat memang masih sulit membedakan apa itu rumah kost, guest house. Sehingga diperlukan aturan bakunya untuk mengatur khusus setoran retribusinya,” papar Yusran.

Ia mengakui lajunya pertumbuhan penduduk di Kota Samarinda saat ini, juga beriringan dengan pertumbuhan kos-kosan dan guest house. Sementara di dalam peraturan daerah kota samarinda nomor 15 tahun 2011 tentang retribusi perizinan tertentu, tidak diterangkan dengan jelas, khsusus retribusi pada objek tersebut.

Baca Juga :  Jadi Narasumber di Talk Show iNewsTV, Rendi Solihin Sebut ‘Kukar Kaya Festival’ Cikal Bakal Kiblat Industri Kreatif Indonesia

“Yang kami tahu hanya perda khusus hotel dan restoran. Padahal dari bangunannya saja sudah sangat beda,” terangnya.

Tak heran Politikus Partai Golkar ini pun berupaya dalam pansus I, untuk segera mengesahkan raperda ini menjadi perda. Paling tidak dalam waktu tiga bulan ini, pihaknya menyesuiakan kerja pansus yang ada saat ini, sambil melakukan pembahasan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kami meminta waktu perpanjangan hingga tiga bulan, karena ini masih dalam tahap pembahasan dengan OPD.” Demikian Yusran.(Im/Adv)

Berita Terkait

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan
Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif
Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT
Pemkab Kukar Tingkatkan Dukungan terhadap UMKM dengan Bantuan Peralatan dan Program Modal Usaha
Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN
Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik
Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik
Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:18 WIB

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:38 WIB

Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:20 WIB

Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:57 WIB

Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN

Selasa, 2 Juli 2024 - 17:46 WIB

Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 18:14 WIB

Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 17:37 WIB

Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Senin, 1 Juli 2024 - 17:32 WIB

Pembangunan Jembatan Sebulu Kukar Berjalan Menuju Penyelesaian Tahun 2025

Berita Terbaru

Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto: Ist)

Advertorial

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Rabu, 10 Jul 2024 - 13:18 WIB