Bekas Tambang Jadi Sumber Cuan, BUMDes Loa Raya Kelola Batu Padas

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi batu padas. (Foto: Ist)

Ilustrasi batu padas. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, kembali menunjukkan keseriusannya dalam menggali potensi desa dengan mengelola lahan bekas tambang menjadi sumber ekonomi baru melalui pemanfaatan batu padas.

Kepala Desa Loa Raya, Martin, menjelaskan bahwa batu padas yang sebelumnya tidak tergarap kini menjadi komoditas bernilai tinggi yang dikelola langsung oleh BUMDes. “Kami ingin semua potensi desa bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan warga,” ucap Martin.

BUMDes Loa Raya mengelola usaha ini dengan dukungan dana sebesar Rp100 juta yang bersumber dari APBDes. Dana ini digunakan untuk menyewa alat berat, biaya operasional, serta distribusi produk. Produk batu padas kini dipasarkan ke proyek-proyek pembangunan baik di dalam maupun luar desa.

Selain menghasilkan nilai ekonomi, usaha ini juga menyerap tenaga kerja lokal. Warga dilibatkan dalam setiap proses, mulai dari pengambilan batu, pemecahan, hingga pengangkutan. Upaya ini menekan angka pengangguran dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

“Kami akan kembangkan usaha ini dengan membangun unit pengolahan sekunder seperti produksi batako atau paving block agar memiliki nilai tambah,” terang Martin.

Langkah ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Beberapa pelaku usaha di sektor konstruksi bahkan telah mulai memesan batu padas dari Loa Raya karena kualitas dan ketersediaannya yang stabil.

Di samping sisi ekonomi, pemerintah desa juga memperhatikan aspek lingkungan. Lokasi pengambilan batu tetap mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan dilakukan secara bergilir agar tidak merusak ekosistem setempat.

Ke depan, BUMDes Loa Raya menargetkan untuk menjadikan usaha ini sebagai penyumbang tetap Pendapatan Asli Desa (PADes). Dengan pendekatan berkelanjutan dan partisipatif, usaha batu padas ini diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi desa. (VY/Adv/DiksominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru