Desa Loa Duri Ilir Meningkatkan Ketahanan Pangan Melalui Inovasi Peternakan Ayam Petelur

- Jurnalis

Selasa, 20 Agustus 2024 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi peternakan ayam petelur. (Foto: Ist)

Ilustrasi peternakan ayam petelur. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Desa Loa Duri Ilir, yang terletak di pusat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian lokal dengan mengembangkan peternakan ayam petelur. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Fahri Arsyad, inisiatif ini mencerminkan upaya untuk memodernisasi sektor pertanian desa.

Bekerja sama dengan CV Kandang Kita Farm, proyek ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi telur tetapi juga berupaya memperkuat ekonomi komunitas lokal. CV Kandang Kita Farm bertanggung jawab dalam pelatihan para peternak lokal serta pengelolaan hasil panen, sementara pemerintah desa menyediakan pakan lokal.

“Kami sangat bangga dengan kandang yang dapat menampung hingga 900 ayam, yang mampu memproduksi sekitar 60 butir telur per hari dengan standar kualitas yang tinggi,” ungkap Arsyad.

Arsyad memprediksi adanya peningkatan produksi telur secara signifikan, dengan total mencapai 800 butir per hari saat ayam-ayam berusia di atas 32 minggu. Telur berkualitas ini dijual di pasar dengan harga premium, antara 50 ribu hingga 60 ribu rupiah per piring, berkat kandungan omega 3 probiotik yang dimiliki.

Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain untuk mengembangkan ketahanan pangan dan perekonomian mereka. Arsyad juga menekankan pentingnya aspek sosial dari proyek ini. “Kami berencana melibatkan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam proyek ini untuk membantu mengurangi angka kemiskinan di desa,” jelasnya.

Telur yang tidak terjual akan dimanfaatkan oleh keluarga peternak sebagai tambahan nutrisi. Dengan potensi yang ada, Desa Loa Duri Ilir sedang bergerak menuju posisi sebagai model pengembangan pertanian berkelanjutan yang memberikan manfaat luas bagi komunitas. Inisiatif ini mencerminkan kolaborasi antara pemerintah desa, sektor swasta, dan masyarakat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama. (VY/Adv/DPMDKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru