Desa Wisata Pela, Permata Wisata Alam yang Menarik Ribuan Pengunjung di Musim Libur Lebaran

- Jurnalis

Minggu, 14 April 2024 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Wisata Pela. (Foto: Ist)

Desa Wisata Pela. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comTENGGARONG – Keramaian menggema di Desa Wisata Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), yang menjadi destinasi favorit para pelancong, khususnya selama masa liburan Idulfitri 1445. Sejak hari raya, jumlah pengunjung yang berdatangan ke lokasi wisata ini, yang terkenal dengan Pesut Mahakamnya, telah mencapai angka ribuan.

Alimin, Ketua Pokdarwis Desa Pela, mengungkapkan bahwa sebagian besar pengunjung berasal dari Kecamatan Kota Bangun itu sendiri, dengan tambahan dari Tenggarong, Samarinda, hingga Balikpapan. Pada masa lebaran, kunjungan harian berkisar antara 200-300 orang, dengan puncaknya terjadi pada H+2 Idulfitri 1445 Hijriah, saat 500 pengunjung membanjiri desa.

“Syukur alhamdulillah, kehadiran mereka sungguh meriahkan suasana pasca-lebaran,” kata Alimin dengan semangat.

Menurut Alimin, saat ini terdapat dua jalur yang dapat digunakan wisatawan untuk mencapai Desa Pela. Salah satunya adalah melalui perjalanan kapal dari Desa Liang Ulu, serta jalur darat yang dapat diakses oleh pengendara sepeda motor.

Desa Pela menawarkan beberapa atraksi unggulan, termasuk keberadaan Pesut Mahakam dan tur Danau Semayang. Dengan tarif Rp 400 ribu untuk perjalanan pulang pergi dengan kapal, pengunjung dapat menikmati pesona Danau Semayang. Tarif untuk pengunjung yang menggunakan sepeda motor adalah Rp 200 ribu, dengan kapal feri yang dapat menampung 20 orang dan long boat untuk 15 orang.

“Kami juga menyediakan homestay yang masih beroperasi, dan saat ini kami telah menerima tamu dari Balikpapan dan Samarinda. Biaya menginap di homestay adalah Rp 200 ribu per malam per orang, sudah termasuk tiga kali makan,” tambahnya.

Selain itu, terdapat museum nelayan yang dapat dikunjungi setelah menikmati tur sungai. Desa Pela juga menawarkan penyewaan sepeda bagi pengunjung yang ingin menjelajahi desa melalui trek jembatan kayu ulin. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru