Disperindag Kukar Targetkan Pabrik Rumput Laut Muara Badak Beroperasi 2025

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. (Foto: Ist)

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG — Pabrik pengolahan rumput laut yang berlokasi di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2025. Setelah enam tahun sejak dimulainya pembangunan, fasilitas industri ini kini memasuki tahap akhir dan dipastikan siap digunakan.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menjelaskan bahwa sebagian besar mesin utama telah melalui uji coba dan bekerja dengan baik. “Target kita tahun ini dioperasikan,” tegas Fathullah.

Ia mengatakan bahwa saat ini kontraktor hanya menyelesaikan beberapa fasilitas pendukung seperti akses jalan dan sistem drainase sebelum dilakukan proses serah terima ke Pemerintah Kabupaten Kukar.

“Secara keseluruhan sudah kondisioning, sudah uji coba dan seluruh rangkaian mesinnya sudah berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Setelah proses serah terima rampung, operasional pabrik akan diserahkan kepada pihak yang ditunjuk untuk menjalankan proses produksi sesuai dengan standar pasar. Fasilitas ini diharapkan akan mendongkrak nilai jual komoditas rumput laut sekaligus membuka peluang industri hilir.

Harga rumput laut saat ini masih berkisar Rp4.000 per kilogram. Dengan pengolahan di pabrik, nilainya diproyeksikan naik ke angka Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram. Ini tentu memberi harapan baru bagi para petani di wilayah pesisir Kukar.

Selain itu, pabrik ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja lokal. Dengan masa tanam yang hanya 45 hari, rumput laut menjadi komoditas yang menjanjikan baik dari sisi produksi maupun ekonomi.

Pemerintah daerah berharap keberadaan pabrik ini akan memperkuat sektor industri pengolahan hasil laut di Kukar dan menjadikan Muara Badak sebagai pusat produksi rumput laut skala besar di Kalimantan Timur. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru