HarianBorneo.com, TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) berfokus pada percepatan pembangunan pedesaan dengan melibatkan proses konsultasi publik. Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan langkah penting dalam penyusunan rencana pembangunan pedesaan, sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2016.
Kukar telah membentuk tim koordinasi pembangunan pedesaan di tingkat kabupaten untuk merencanakan dan mengelola proyek-proyek pembangunan. Salah satu proyek unggulan adalah pengembangan kawasan agrowisata bahari di Kecamatan Loa Kulu. Arianto menambahkan bahwa enam kawasan pembangunan pedesaan telah terbentuk di Kukar, yang melibatkan berbagai kecamatan dan desa dengan fokus pada sektor seperti agrowisata, pangan berkelanjutan, dan agroindustri.
“Proses konsultasi publik melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahap, dari identifikasi lokasi hingga penyusunan matriks kegiatan. Ini memastikan bahwa pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal,” ujar Arianto.
Sepanjang tahun 2023, tiga kawasan baru telah berhasil dibentuk. Arianto mengapresiasi dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak-pihak terkait yang berkontribusi dalam proses ini. “Kami berharap program-program yang sudah diimplementasikan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan status desa-desa di Kukar,” tutup Arianto. (VY/Adv/DPMDKukar)











