HarianBorneo.com, TENGGARONG – Di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota-kota besar, ada sebuah cerita yang terungkap dari sudut Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Program “Pendekar Idaman”, sebuah nama yang mungkin terdengar mistis, ternyata adalah inisiatif pemerintah setempat untuk mengubah wajah desa-desa mereka.
Arianto, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, duduk bersama kami di sebuah warung kopi sederhana di Tenggarong, berbagi cerita tentang perjalanan program ini.
“Tahun lalu, kami melakukan evaluasi besar-besaran. Kami kehilangan tenaga ahli, dan itu seperti kehilangan sebagian dari jiwa program ini,” kata Arianto, Selasa (2/4/2024).
Namun, semangat tidak pernah padam. Di awal 2024, DPMD Kukar membuka rekrutmen untuk menemukan para pendekar baru.
“Kami mencari tiga tenaga ahli, empat pendamping desa/kelurahan, dan empat puluh empat pendamping lokal. Dan responsnya Luar biasa” ujar Arianto.
Seleksi yang diadakan pada akhir Maret lalu bukan hanya sekedar proses formal. Ini adalah upaya untuk menemukan individu-individu yang memiliki dedikasi untuk membangun desa.
“Hasil seleksi akan kami umumkan segera. Ini bukan hanya tentang mengisi posisi, tapi tentang menemukan hati yang tepat untuk desa-desa kami,” tutup Arianto.
Program Pendekar Idaman bukan hanya tentang angka dan infrastruktur. Ini adalah tentang manusia, tentang harapan, dan tentang masa depan yang lebih cerah bagi Kutai Kartanegara. (AE/Adv/DPMDKukar)











