HarianBorneo.com, SAMARINDA – Meskipun telah menorehkan beberapa prestasi dalam pembangunan kota, masa jabatan Walikota Samarinda hanya tinggal hitungan bulan.
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah, menyoroti capaian tersebut dengan menekankan bahwa sementara banyak program yang telah dieksekusi dengan baik, masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki.
Laila menyoroti fakta bahwa meskipun beberapa mega proyek telah diimplementasikan, masih ada kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti akses air bersih, infrastruktur jalan yang memadai, dan pendidikan yang berkualitas.
“Nah yang perlu kita kritiki bersama adalah bahwa beberapa Mega proyek yang ada sekarang seharusnya belum saatnya, kalau menurut saya,” ucap Laila, pada Rabu (24/04/2024).
Dia menekankan perlunya memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat sebelum memfokuskan diri pada proyek-proyek besar.
Meskipun mengakui kemajuan yang telah dicapai, Laila mengingatkan bahwa pembangunan sebuah kota harus diukur dari seberapa banyak masyarakatnya yang merasakan manfaatnya.
“Nah kalau memang kita kelebihan APBD baru kita membangun fasilitas yang di namakan Mega proyek, tetapi kalau memang warga kita belum terfasilitasi dengan baik, kenapa kita perdulinya langsung kesitu dulu, yang harusnya bersentuhan dulu dengan masyarakat,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, Laila menilai bahwa Samarinda telah mengalami kemajuan, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan yang perlu dievaluasi bersama oleh Pemerintah Kota Samarinda.
“Jadi seperti ayam di dalam tempung yaa, banyak dikasih makan tetapi di dalam lumbung padi saja tidak bisa berkembang kemana-mana,” ujarnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











