DPRD Samarinda Desak Regulasi Perlindungan bagi Pekerja Nonformal yang Masih Terabaikan

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie. (Foto : Ist)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ribuan pekerja nonformal di Kota Samarinda hingga kini belum memperoleh perlindungan hukum yang layak. Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, menilai absennya aturan yang jelas baik dari pemerintah pusat maupun daerah menyebabkan hak-hak dasar mereka sering kali terabaikan.

“Jangankan jaminan kesejahteraan, kepastian hukum saja masih belum ada. Pekerja nonformal harus diberi perlindungan yang sama seperti tenaga kerja formal,” ucap Novan.

Ia mencontohkan, semakin banyaknya pengemudi ojek online (ojol) tidak diimbangi dengan status kerja yang jelas. Hubungan mereka dengan perusahaan aplikasi hanya sebatas mitra, sehingga tidak ada kepastian terkait upah, jaminan sosial, maupun tunjangan lain.

“Selama ini mereka tidak diakui sebagai karyawan tetap. Konsekuensinya, hak-hak dasar seperti gaji tetap atau jaminan BPJS tidak mereka nikmati,” tegasnya.

Menurut Novan, perbaikan perlindungan bagi sektor ini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Oleh sebab itu, ia mendorong hadirnya regulasi yang lebih komprehensif untuk melindungi pekerja nonformal, sekaligus tetap menjaga fleksibilitas dunia kerja mereka.

“Yang dibutuhkan adalah aturan yang benar-benar berpihak, bukan sekadar formalitas. Regulasi itu harus menjamin kesejahteraan tanpa membatasi ruang gerak pekerja nonformal,” jelasnya.

Ia menegaskan, aturan yang berpihak akan membantu mengurangi kesenjangan antara pekerja formal dan nonformal. DPRD Samarinda pun berharap pemerintah segera menyusun kebijakan perlindungan yang konkret, agar tenaga kerja nonformal bisa bekerja dengan tenang sekaligus berkontribusi optimal bagi pembangunan daerah. (RD/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru