HarianBorneo.com, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menilai perlunya perhatian serius terhadap kawasan Citra Niaga.
Wakil Ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti, menyebut kawasan tersebut menyimpan potensi besar untuk kembali dihidupkan sebagai pusat wisata sekaligus ruang bagi aktivitas ekonomi kreatif.
“Citra Niaga memiliki nilai historis sekaligus daya tarik. Jika dikelola dengan baik, kawasan ini bisa bangkit lagi sebagai ruang hiburan dan kreativitas bagi masyarakat,” ucap Sri Puji.
Ia menambahkan, Samarinda memiliki banyak ruang yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata alternatif. Selain Citra Niaga, kawasan Jalan Perniaga di Selili serta Teras Samarinda juga dinilai layak digarap lebih serius.
Bahkan, ikon lama seperti pasar terapung, menurutnya, dapat dihidupkan kembali dan dipadukan dengan Citra Niaga untuk menambah daya tarik wisata.
“Masyarakat butuh ruang untuk berekspresi dan mencari hiburan. Dahulu Citra Niaga sempat menjadi pusat keramaian, sekarang saatnya kita bangkitkan kembali,” jelasnya.
Meski begitu, Sri Puji mengakui kondisi Citra Niaga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan. Mulai dari pencahayaan yang minim, kebersihan yang belum tertangani dengan baik, hingga parkir yang semrawut.
“Penerangan masih kurang, sampah belum tertangani maksimal, dan soal parkir memang menjadi keluhan utama,” tegasnya.
Ia berharap proses revitalisasi dilakukan secara menyeluruh, tidak sekadar perbaikan kecil. Dengan pembenahan yang serius, kawasan ini diyakini dapat kembali menjadi ikon kota yang membanggakan.
“Kalau revitalisasi berjalan maksimal, Citra Niaga bukan hanya jadi tempat belanja, tetapi juga ruang seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tuturnya.
DPRD meyakini, dengan penataan yang tepat, Citra Niaga mampu kembali bersaing sebagai pusat wisata kota sekaligus simbol identitas Samarinda yang modern namun tetap berakar pada kekayaan budayanya. (RD/Adv/DPRDSamarinda)











