HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Mohammad Novan Sayhronnie Pasie, angkat bicara soal peran konsultan dalam proyek revitalisasi Pasar Pagi. Novan menyoroti pentingnya konsultan untuk menjalankan tugasnya tanpa kendala selama pelaksanaan fisik proyek.
“Konsultan harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik tanpa ada kendala saat pelaksanaan fisik. Itulah yang sering kami kritisi,” kata Novan.
Dirinya mengungkapkan bahwa desain proyek revitalisasi tersebut belum pernah dilihat oleh Komisi III atau dirinya secara pribadi. Informasi terkait luas area yang akan dibangun ulang juga tidak tersampaikan dengan jelas oleh instansi terkait.
“Kami baru tahu setelah terjadi polemik. Kami memanggil OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mendapatkan informasi sejak awal, namun tidak disampaikan dengan jelas,” ujarnya.
Disisi lain, Novan berharap agar pembangunan ulang Pasar Pagi dapat berjalan dengan baik ke depannya, “Pentingnya transparansi dan koordinasi yang baik antara semua pihak terkait dalam pelaksanaan proyek ini,” harapnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











