Generasi Muda Desa Tani Bhakti Menghadapi Pilihan Antara Kilau Tambang dan Warisan Bertani

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pertambangan. (Foto: Ist)

Ilustrasi Pertambangan. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Desa Tani Bhakti di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, mengalami dilema. Di satu sisi, ada industri tambang batu bara yang menggiurkan, di sisi lain, ada tradisi bertani yang merupakan jantung kehidupan desa.

Muhammad Amin, Kepala Desa Tani Bhakti, terus mencari solusi. “Tambang batu bara menawarkan pekerjaan, tetapi bukan masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Amin, Desa Tani Bhakti tidak takut melawan arus. Pelatihan pertanian dan perkebunan diadakan untuk menunjukkan kepada generasi muda potensi besar yang tersembunyi di balik sektor pertanian. Amin menekankan bahwa pertanian adalah lebih dari sekadar pekerjaan kasar.

“Dengan ilmu dan teknologi, bertani bisa menjadi profesi yang menjanjikan dan memungkinkan seseorang menjadi bos di tanahnya sendiri,” kata Amin.

Amin memiliki visi untuk membangun desa yang mandiri pangan dan tidak bergantung pada tambang batu bara.

“Jika pemuda desa memahami potensi dan manfaat pertanian, mereka akan kembali ke tanah leluhur,” ucap Amin.

Desa Tani Bhakti kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, menunjukkan bahwa meskipun ada tambang batu bara, pertanian masih merupakan pilihan masa depan yang menjanjikan ketahanan pangan dan kemandirian bagi generasi mendatang. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru