HarianBorneo.com, TENGGARONG – Dengan tujuan untuk secara konsisten meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menyoroti kebutuhan akan pelatihan yang berkesinambungan.
Di Kecamatan Tenggarong Seberang, telah diambil langkah proaktif melalui penyelenggaraan pelatihan tahunan yang telah diikuti oleh kira-kira 6000 pengusaha UMKM, dengan tujuan memperkokoh dasar usaha mereka.
“Dari jumlah pelaku UMKM kita, sekitar 40 sampai 50 persen sudah sukses meraih sertifikat halal, serta sertifikasi untuk produk kesehatan dan pengemasan,” ujar Tego.
Ia berdedikasi untuk menjamin bahwa tiap pengusaha UMKM akan terakreditasi dengan sertifikat halal dan standar produk kesehatan serta pengemasan yang memadai.
Camat Tego mengungkapkan penghargaannya kepada para pengusaha UMKM di wilayahnya atas ketangguhan bisnis yang mereka tunjukkan selama masa pandemi Covid-19.
Ia juga menekankan pentingnya memelihara kearifan lokal sebagai elemen vital dalam memajukan ekonomi lokal.
“Kearifan lokal memberi kita kemampuan untuk mengkonversi bahan baku menjadi produk yang memiliki nilai tambah, contohnya mengolah singkong menjadi keripik,” terang Tego.
Tego pun berjanji akan terus mendukung para pengusaha UMKM dalam memasarkan produk mereka, bertujuan untuk memodernisasi serta mengoptimalkan potensi bisnis mereka. “Sebagai entitas bisnis kecil dan menengah, mereka pantas menerima dukungan penuh dari pemerintah agar dapat berkembang,” pungkasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











