HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Samarinda, Joha Fajal tanggapi soal maraknya juru parkir (jukir) liar yang dinilai meresahkan masyarat di kota Samarinda saat ini.
Baru-baru ini terdapat viral video aksi pemalakan tarif parkir oleh jukir liar yang tidak wajar. Video berdurasi 30 detik tersebut terjadi di kawasan Tepian Mahakam
“Salah satu yang harus dilakukan Pemkot Samarinda adalah menempatkan juru parkir yang sesuai, yang ditunjuk atau ditentukan oleh Dinas Perhubungan (dishub) Kota Samarinda,” Ujarnya. Selasa, 4 Juli 2023.
“Karena yang kita lihat di medsos biaya parkir itu sudah menyentuh di angka 7 ribu sampai 10 ribu,” Lanjutnya.
Selain itu, Menurutnya harus ada pengawasan yang ketat agar dapat meminimalisir pergerakan jukir liar di kota Samarinda. Agar, kemanan dan kenyamanan masyarakat kota Samarinda di jalan raya atau ditempat keramaian bisa terpenuhi.
Oleh karena itu Dewan Fraksi Partai Nasinal Demokrasi itu meminta untuk masyarakat Samarinda ikut melawan dengan berkolaborasi antara pemkot atau instansi terkait, dalam hal upaya mengentaskan masalah jukir liar tersebut.
“Kalau masih ada ditemukan kasus seperti ini, ya masyarakat harus membantu dalam memantau, jika ada kejadian minta bayar parkir dan ada unsur paksaan, segera laporkan,” Pungkasnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











