Kawasan Pertanian Terpadu Sebulu – Muara Kaman Genjot Produksi Beras Lokal

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Sebulu, Edy Fachruddin. (Foto: Ist)

Camat Sebulu, Edy Fachruddin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Proyek kawasan pertanian terpadu Sebulu–Muara Kaman mulai menunjukkan hasil nyata. Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menerangkan bahwa akses jalan baru sepanjang 4,2 kilometer telah membuka isolasi 600 hektare sawah produktif milik petani setempat.

“Sebelumnya gabah harus diangkut lewat jalur sungai yang memakan biaya tinggi. Sekarang truk bisa masuk sawah, biaya transport turun 40 persen,” kata Edy.

Program ini melibatkan Kodim 0906/Tenggarong yang mengerahkan alat berat untuk percepatan pengerjaan tanggul dan drainase. Sinergi TNI dan masyarakat mempercepat pekerjaan dua bulan lebih cepat dari jadwal.

Dengan terbukanya akses, petani didorong memakai varietas padi IR 64 unggul berumur pendek. Dinas Pertanian Kukar menyiapkan demplot teknologi System of Rice Intensification serta pelatihan drone semprot pestisida.

“Target kami, produktivitas naik dari 4,5 menjadi 6 ton per hektare. Kalau berhasil, suplai beras lokal ke pasar Tenggarong akan stabil,” jelas Edy.

Selain padi, lahan kosong di pinggir tanggul direncanakan untuk tanaman hortikultura jangka pendek guna menambah pendapatan. Petani muda magang di Balai Besar Pelatihan Pertanian telah diproyeksikan sebagai operator teknologi di lapangan.

Edy menegaskan bahwa kunci keberhasilan kawasan terpadu bukan hanya infrastruktur, tetapi juga manajemen kelembagaan. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dibina menjadi koperasi pemasaran yang mampu menawar harga gabah lebih baik.

“Pertanian terpadu harus melahirkan rantai nilai utuh — dari produksi, pengolahan hingga pemasaran,” tegasnya. Ia berharap, model Sebulu‑Muara Kaman dapat direplikasi di kecamatan lain untuk meningkatkan swasembada beras Kukar. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru