HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Sangasanga terus berupaya mempercepat pembangunan dengan memanfaatkan forum reses DPRD Kutai Kartanegara (Kukar). Camat Sangasanga, Dachri, menilai bahwa reses menjadi momen strategis untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang belum terakomodasi dalam APBD.
“Forum reses ini menjadi peluang bagi kami untuk memperjuangkan proyek-proyek pembangunan yang belum bisa diakomodasi dalam anggaran rutin. Dengan mekanisme ini, diharapkan lebih banyak program yang bisa direalisasikan,” ujar Dachri.
Dari ratusan usulan masyarakat yang diterima, hanya sebagian yang bisa diprioritaskan setiap tahunnya akibat keterbatasan anggaran. Namun, dengan adanya mekanisme reses, usulan-usulan lain yang mendesak tetap dapat diperjuangkan.
“Kami memahami bahwa semua aspirasi warga penting, tetapi karena keterbatasan dana, kami harus menentukan prioritas. Dengan memanfaatkan reses DPRD, kami bisa menambah peluang bagi pembangunan yang mendesak,” jelasnya.
Dachri juga menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, serta anggota legislatif untuk memastikan pembangunan berjalan optimal. Menurutnya, dengan kerja sama yang baik, berbagai proyek dapat terlaksana lebih efektif.
“Kami sangat berharap ada dukungan dari DPRD agar berbagai kebutuhan masyarakat bisa segera direalisasikan,” katanya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga serta merawat infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga dalam merawat fasilitas umum.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menuntut pembangunan, tetapi juga berperan dalam menjaga infrastruktur agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dachri optimistis bahwa dengan sinergi berbagai pihak, Kecamatan Sangasanga akan terus mengalami kemajuan signifikan dalam berbagai sektor pembangunan. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











