Kekurangan Guru PLB di SLB Negeri Samarinda, DPRD Ingatkan Pentingnya Dukungan Pendidikan Khusus

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Proses belajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Samarinda menghadapi kendala serius akibat terbatasnya tenaga pendidik yang benar-benar memiliki latar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB).

Dari keseluruhan guru yang mengajar, hanya sekitar seperempat yang merupakan lulusan PLB, sedangkan sisanya berasal dari jurusan umum dan baru dibekali pelatihan setelah mengajar.

Situasi ini menggambarkan masalah serupa di seluruh Kaltim, di mana formasi guru PLB masih minim peminat. Kekurangan ini semakin kompleks karena hingga kini belum ada perguruan tinggi di daerah tersebut yang membuka program studi PLB.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menekankan bahwa proses pembelajaran di SLB memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan sekolah reguler.

“Anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian ekstra. Idealnya, setiap kelas tidak hanya ditangani guru utama, tetapi juga didampingi shadow teacher agar metode pembelajaran bisa lebih sesuai dengan kondisi siswa,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran guru pendamping sangat penting untuk membantu mengatasi kebutuhan individual siswa. Kekurangan tenaga guru PLB juga dirasakan di sekolah inklusi, yaitu sekolah umum yang menerima siswa berkebutuhan khusus, sehingga tantangannya semakin besar.

“Banyak sekolah inklusi belum siap dari segi tenaga pengajar, padahal mereka juga wajib memberikan layanan pendidikan yang adil,” tambahnya.

Ismail menegaskan perlunya langkah strategis jangka panjang, mulai dari penyediaan formasi guru khusus, pemberian insentif agar profesi ini lebih diminati, hingga mendorong perguruan tinggi di Kaltim membuka jurusan PLB. Dengan demikian, kebutuhan tenaga pendidik berkualitas dapat terpenuhi dari PAUD hingga SMA.

“Tugas kita adalah memastikan anak berkebutuhan khusus mendapat kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak lain. Itu hak yang wajib dipenuhi negara,” tandasnya. (RD/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru