Ketimpangan Ekonomi di Sebulu, Wilayah Pesisir Masih Terhambat

- Jurnalis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Kesra Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Ist)

Kasi Kesra Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Perekonomian di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih menghadapi ketimpangan yang cukup besar. Sementara wilayah hulu mengalami pertumbuhan yang cukup baik, daerah pesisir justru masih tertinggal akibat berbagai faktor, termasuk terbatasnya investasi dan banyaknya perusahaan yang tutup dalam beberapa tahun terakhir.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, menjelaskan bahwa kondisi ekonomi di Sebulu sebenarnya cukup stabil. Namun, distribusi pertumbuhan yang tidak merata membuat sebagian masyarakat, khususnya di pesisir, mengalami kesulitan. “Perekonomian di hulu berkembang dengan sektor perkebunan dan tambang yang masih berjalan, sedangkan di pesisir terjadi stagnasi akibat minimnya investasi,” kata Nurul.

Banyak warga di daerah pesisir yang akhirnya memilih untuk berpindah ke wilayah lain demi mencari peluang ekonomi yang lebih baik. Beberapa sektor yang masih bertahan adalah pertanian, perkebunan kelapa sawit, dan perikanan, sementara industri pengolahan semakin berkurang.

Menghadapi situasi ini, pemerintah kecamatan berusaha mencari solusi dengan mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai alternatif mata pencaharian. “Kami sedang merancang berbagai program pelatihan keterampilan dan memberikan akses permodalan bagi warga agar mereka dapat mengembangkan usaha secara mandiri,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga menggandeng pihak swasta dan lembaga sosial untuk membantu masyarakat terdampak dengan berbagai program bantuan. “Kami berharap ada lebih banyak dukungan, baik dari pemerintah daerah maupun pihak swasta, agar ketimpangan ekonomi ini dapat diatasi dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” pungkas Nurul Yakin. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru