HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal memberikan himbauan kepada masyarakat terkait risiko potensial yang mungkin timbul menjelang Lebaran idul fitri.
Joha menyoroti kemungkinan terjadinya pencurian yang meningkat dan kebakaran yang sering terjadi di Kota Samarinda menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kami menghimbau yang berkaitan untuk mengantisipasi adanya pencurian, ini kebiasaannya juga kalau mau sholat subuh pintunya tidak di tutup,” ucap Joha, pada Kamis (28/03/2024).
Joha juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas seperti memasak kue, untuk mencegah kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian, “Karena banyak warga yang melakukan aktivitas membuat kue atau segala macamnya, supaya lebih hati hati jangan menyalahkan kompor saat mau tidur atau ketiduran,” jelasnya.
Dalam konteks ibadah puasa, Joha berharap agar semua masyarakat Kota Samarinda dapat menjalankan puasa dengan khusyuk dan memastikan keselamatan selama pelaksanaan sholat Idul Fitri.
Dirinya juga memberikan peringatan khusus kepada masyarakat yang akan melakukan mudik, baik melalui transportasi laut maupun darat, untuk memperhitungkan dengan cermat waktu perjalanan mereka guna menghindari penumpukan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kapal laut yang terbatas di kita, khususnya arah Sulawesi Jawa, supaya betul betul memperhitungkan waktunya, jangan dekat dekat mau mudik hampir mau lebaran sehingga bersamaan,” ujarnya.
Dengan pesan yang disampaikan, Joha berharap agar masyarakat Kota Samarinda dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan aman selama Bulan Ramadhan, serta memastikan keselamatan mereka dan keluarga saat melakukan perjalanan mudik. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











