Laila Dorong Tutup Akses Pengetap, Antisipasi Maraknya Pertamini

- Jurnalis

Rabu, 15 November 2023 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah. (Foto: Ist)

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comSAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum mengentaskan penjualan bahan bakar minyak (BBM) di luar stasium pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurutnya, Keberadaan pertamini di Kota Samarinda kini semakin merebak, bahkan hampir di setiap ruas jalan. Padahal hingga saat ini pertamini tak bisa dibilang legal, kecuali penempatannya berada di daerah terpencil.

Termasuk pertamini yang selama ini tidak menggunakan standar pengisian BBM sebagai mana diatur oleh Pertamina.

“Pengetap jangan diberi ruang, sudah jelas itu salah harusnya ada tindakan tegas untuk menertibkan,” ungkap Laila.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan dalam setiap penjualan BBM eceran tak pernah memikirkan keamanan dari konsumen. Hal ini berkaca dari beberapa kasus naas yang menimpa warga di Samarinda.

“Makanya kalau mau menindak itu distributor dan alatnya, jangan diberi izin,” tegasnya.
Dirinya mengatakan bahwa dari pihak Pertamina harusnya juga mengerti dengan situasi ini. Terlebih dengan banyaknya antrean di sejumlah SPBU di tengah kota, akibat diserbu para pengetap.

“Lihat saja di pinggir jalan ada motor-motor thunder berjejer, mobil yang sudah dimodif tankinya. Itu kan sudah rahasia umum, tapi Pertamina seperti tidak ada aksinya,” pungkasnya. (FI/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru