HarianBorneo.com, TENGGARONG – Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah sukses menyelenggarakan sebuah lomba posyandu. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu ini, fokus pada evaluasi dan pengembangan kemampuan kader-kader posyandu.
Lomba ini melibatkan serangkaian penilaian lapangan yang dilakukan di Posyandu Balita Dahlia, Desa Jembayan. Asmi Riyandi Elvandar, selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, menekankan pentingnya proses penilaian dan pembinaan ini dalam upaya penurunan angka kematian bayi dan anak balita serta pencegahan stunting.
Elvandar menjelaskan bahwa posyandu memainkan peran krusial dalam pemantauan kesehatan dan perkembangan balita. Fungsi posyandu tidak hanya terbatas pada balita dan bayi, tetapi juga meluas ke program-program lain seperti untuk ibu hamil, ibu menyusui, pasangan usia subur, remaja, dan lansia.
Menurut Elvandar, posyandu adalah garda terdepan dalam masyarakat dan menjadi salah satu sumber daya yang akurat karena interaksinya yang langsung dengan masyarakat. “Penilaian ini diharapkan dapat memotivasi para kader posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada masyarakat,” ujar Elvandar.
Dia juga mengatakan bahwa posyandu merupakan garda terdepan di Masyarakat dan juga merupakan Salah satu sumber daya yang akurat karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Dengan adanya penilaian ini bisa memacu kader-kader posyandu untuk lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” ucapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Tp PKK Kecamatan Loa kulu Siti Rahmah Ardiansyah, perwakilan Tp PKK Kabupaten, perwakilan Dinkes dan Tim Gugus Tugas Kukar Idaman. (VY/Adv/DPMDKukar)











