Mampu Hasilkan 900 Ton Beras Per Tahun, Desa Giri Agung Miliki Potensi Pengembangan Sektor Pertanian

- Jurnalis

Rabu, 19 April 2023 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi panen padi. (Foto: Ist)

Ilustrasi panen padi. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Guna membantu para petani padi yang ada di Desa Giri Agung, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) fasilitasi mesin Rice Milling Unit untuk membantu percepatan pengolahan padi ke beras.

Fasilitas itu diberikan, sebab diketahui bahwa petani di Desa Giri Agung mampu menghasilkan beras hingga 900 ton per tahunnya. Sehingga diperlukan alat untuk memproses pengolahannya. Selain itu, karena dapat menghasilkan beras hingga 900 ton per tahunnya, Desa Giri Agung dinilai memiliki potensi untuk pengembangan pada sektor pertaniannya.

Kepala Desa Giri Agung, Supriyadi berharap dengan adanya kerjasama dengan BUMDes ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan keuntungan para petani di Desa Giri Agung.

“Harapannya dengan adanya BUMDes ini, petani bisa mendapatkan keuntungan lebih dari hasil panennya. Kami juga ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi beras kami,” ucap Supriyadi saat dikonfirmasi, Rabu (19/4/2023).

Selain itu, berbagai upaya juga dilakukan oleh PemDes Giri Agung guna meningkatkan perekonomian para petani. Salah satunya yakni dengan mengendalikan harga beras di Desa Giri Agung.

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa BUMDes akan bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengendalikan harga beras produksi Desa Giri Agung. Dengan demikian, harga beras tidak akan terlalu rendah saat musim panen.

“Kami ingin menjaga stabilitas harga beras di desa kami. Kami juga ingin memberikan jaminan ketersediaan beras bagi warga kami,” ucap Supriyadi saat dikonfirmasi, Rabu (19/4/2023).

Selain itu, Supriyadi juga menguraikan bahwa beras hasil produksi petani di desanya juga mampu disuplai hingga ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), seperti Kecamatan Sebulu dan Muara Kaman.

“Karena banyaknya hasil produksi beras di desa kami, kami juga bekerja sama dengan perusahaan beras di Kecamatan Sebulu dan Muara Kaman. Mereka membeli beras kami seusai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),” pungkasnya. (VY/Adv/PemkabKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru