Masalah Infrastruktur Menjadi Penghambat Desa di Kukar untuk Raih Status Mandiri

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMD Kukar, Arianto. (Foto: Ist)

Kepala DPMD Kukar, Arianto. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa masalah infrastruktur masih menjadi hambatan utama bagi sejumlah desa di Kutai Kartanegara untuk meraih status Desa Mandiri. Contoh nyata adalah Desa Muara Enggelam, yang terletak di tengah danau dan memiliki akses jalan darat yang sangat terbatas.

“Desa seperti Muara Enggelam menghadapi kesulitan untuk mencapai status Desa Mandiri akibat kurangnya akses jalan darat. Namun, meskipun demikian, desa ini telah berhasil mencapai status Desa Maju karena telah memenuhi banyak kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap Arianto.

Ia menegaskan bahwa untuk mendapatkan status Desa Mandiri, desa harus memiliki infrastruktur yang memadai, sesuai dengan kriteria Indeks Desa Membangun (IDM).

Walaupun menghadapi tantangan infrastruktur, desa-desa seperti Muara Enggelam menunjukkan perkembangan positif dalam indikator sosial dan ekonomi. Arianto menyebutkan bahwa desa ini telah memiliki layanan dasar seperti listrik, air bersih, pendidikan, dan layanan keuangan seperti BRILink, yang memudahkan masyarakat dalam mengakses perbankan.

DPMD Kukar berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan pengecualian bagi desa-desa yang memiliki kendala geografis dalam penilaian IDM, sehingga desa tersebut tetap bisa diakui sebagai Desa Mandiri jika telah memenuhi indikator lainnya.

“Kami akan terus berupaya agar semua desa di Kukar dapat memperoleh fasilitas yang layak, dan status desa bisa meningkat seiring dengan perbaikan kualitas hidup masyarakatnya,” tutup Arianto. (VY/Adv/DPMDKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru