HarianBorneo.com, TENGGARONG – Sebuah inisiatif baru telah diluncurkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama Universitas Mulawarman, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepala desa dalam pengelolaan dana desa. Program pelatihan yang inovatif ini, berjudul ‘Kepala Desa Masuk Kampus’, diadakan pada Kamis, (24/2/2024), di Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.
Acara ini menarik perhatian kepala desa dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, dengan total partisipasi mencapai 50 orang. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan dalam mengelola serta memanfaatkan potensi dana desa secara optimal.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas kepala desa melalui program-program seperti ini, yang merupakan prioritas Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan,” ujar Arianto, S.Sos., M.Si, Kepala DPMD Kukar.
Pelatihan ini juga menyediakan platform untuk edukasi tentang pengelolaan keuangan desa yang efisien.
“Keterlibatan universitas dalam program ini sangat penting, karena universitas adalah sumber ilmu yang dapat mendukung pengembangan desa,” tambah Arianto.
Empat narasumber dari Universitas Mulawarman dan pihak perpajakan menyampaikan materi yang beragam, mulai dari pemanfaatan potensi desa, studi kelayakan bisnis produk desa, kebijakan pengelolaan dana desa tahun 2024, hingga perpajakan bagi bendahara desa.
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat struktur pemerintahan desa dan mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui pengelolaan dana desa yang efektif dan transparan, sekaligus memperkaya pengetahuan dan keterampilan kepala desa dalam menghadapi tantangan ekonomi masa kini. (AE/Adv/DPMDKukar)











