Nelayan Sebulu Hadapi Kendala Pemasaran, Pemerintah Siapkan Solusi

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Kesra Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Ist)

Kasi Kesra Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Nelayan di Kecamatan Sebulu masih dihadapkan pada tantangan dalam memasarkan hasil tangkapannya. Hingga kini, mereka mengandalkan pasar lokal dengan harga jual yang tidak stabil, yang berdampak pada pendapatan mereka.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, mengatakan bahwa persoalan utama yang dihadapi nelayan bukan hanya produksi, tetapi juga pemasaran. “Sebagian besar hasil tangkapan masih dijual di pasar tradisional dengan harga yang tidak menentu. Hal ini mempengaruhi kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Sebagai solusi, pemerintah kecamatan bekerja sama dengan Dinas Perikanan untuk menyalurkan bantuan seperti perahu, mesin ces, dan alat tangkap ikan guna meningkatkan produktivitas nelayan.

“Kami juga mencari strategi agar pemasaran lebih luas dan tidak hanya mengandalkan pasar lokal,” tambahnya. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah membangun kemitraan dengan koperasi perikanan serta membuka akses ke pasar yang lebih besar di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Selain itu, minimnya fasilitas penyimpanan dan pengolahan ikan masih menjadi kendala. Banyak nelayan harus segera menjual hasil tangkapannya karena tidak memiliki tempat penyimpanan yang memadai, sehingga sering bergantung pada tengkulak.

“Kami berharap pemerintah daerah maupun pihak swasta dapat membantu dalam penyediaan fasilitas cold storage agar distribusi hasil tangkapan lebih baik,” jelas Nurul.

Pemerintah Kecamatan Sebulu juga mendorong nelayan untuk bergabung dalam kelompok usaha bersama agar lebih mudah mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Dengan strategi pemasaran yang lebih efektif, kesejahteraan nelayan diharapkan semakin meningkat. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru