Novi Dorong Regulasi Ketat untuk Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg di Samarinda

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri. (Foto: Ist)

Sekertaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Kelangkaan tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kilogram di kota Samarinda menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat. Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan yang tinggi disinyalir menjadi penyebab utama masalah ini.

Namun, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri, menekankan bahwa kelangkaan tersebut bukan hanya masalah lokal, tetapi juga terjadi di beberapa daerah lain.

Novi mengungkapkan bahwa Komisi II DPRD Kota Samarinda telah beberapa kali memanggil pihak Pertamina untuk mencari solusi atas masalah ini. Menurutnya, penjualan yang tidak tepat sasaran menjadi akar dari kelangkaan. Banyak pedagang besar yang masih bisa membeli tabung LPG 3 kg tanpa batasan, meskipun sebenarnya tabung tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

Novi menyarankan perlunya regulasi yang lebih ketat mengenai siapa saja yang berhak membeli dan menggunakan LPG 3 kg.

“Ya nanti kedepan kita harap ada regulasi yang jelas dan juga bisa tepat sasaran, karena kalau tidak masyarakat pastinya panik dengan terjadinya kelangkaan gas dan akhirnya mereka kalang kabut untuk nyetok gas tersebut,” tuturnya.

Di sisi lain, Novi mengakui tantangan dalam penerapan regulasi. “Nah karena hal tersebut pedagang – pedagang dan warung – warung besar yang seharusnya tidak boleh menggunakan tabung gas 3 Kg LPG ternyata mereka masih memakai itu,” imbuhnya.

Kedepan pihaknya akan coba berdiskusi dulu dengan pihak Pertamina kalau jika memang nantinya akan buatkan aturan, apakah kedepan aturan tersebut dapat dijalankan.

“Karena masalahnya kita bikin aturan pun kadang – kadang tidak dijalankan, makanya saat ini kita berusaha agar agen-agen itu tidak menjual bebas dan harus ada syarat – syaratnya terkait orang yang bisa mendapatkan gas tersebut,” pungkasnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Penulis : Riduan

Editor : Fai

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru