HarianBorneo.com, SAMARINDA – Tim Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mengunjungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung. Tujuan kunjungan ini adalah untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai kinerja pemadam kebakaran.
Ketua Pansus III, Celni Pita Sari, menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat karena Dinas Kebakaran di Badung terbukti lebih maju dibandingkan Samarinda.
“Bisa dilihat dari pembentukan tim relawannya yang oke dan juga mereka sering mengadakan pelatihan – pelatihan. Serta disetiap Kecamatan mereka sudah memilik relawan,” jelas Celni.
Selain pelatihan rutin, Damkar Badung juga bekerja sama dengan Dinas Kebakaran dari luar negeri, seperti Prancis. Relawan di Badung diwajibkan untuk belajar bahasa Inggris dan mereka juga dilatih untuk memiliki pemahaman bahasa yang baik.
“Nah hal ini kedepan bisa kita terapkan disni, guna meningkatkan kerjasama dan melakukan peningkatan di Dinas Pemadam Kebakaran kita,” ujarnya.
Dari hasil kunjungan tersebut, Celni mengungkapkan bahwa ada beberapa peraturan daerah (perda) yang akan diambil dan diimplementasikan di Kota Samarinda. Sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), Samarinda diharapkan dapat menjalin kerja sama dengan Damkar dari luar negeri untuk mengadakan pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi.
“Mereka pasti punya program dan itu yang bisa meningkatkan kompetensi skill kita,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Celni juga menekankan pentingnya perhatian terhadap para relawan. Di Badung, para relawan sudah mendapatkan asuransi, dan hal ini akan menjadi salah satu poin yang akan dikonsultasikan kepada Walikota Samarinda. (MR/Adv/DPRDSamarinda)
Penulis : Riduan
Editor : Fai











