Pembangunan Teras Samarinda Terancam Molor, DPRD Singgung Soal Penggunaan Bahan Impor

- Jurnalis

Kamis, 25 April 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Ist)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Panitia Khusus Laporan Pertanggung Jawaban (Pansus LKPJ) Walikota Tahun 2023 telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan di Kota Samarinda, termasuk mega proyek Teras Samarinda.

Anggota Pansus LKPJ Walikota, Abdul Rohim mengungkapkan bahwa progres pembangunan Teras Samarinda masih menunggu beberapa bahan yang harus diimpor dari luar negeri.

“Kalau liat progres pekerja juga pada belum datang kita kawatir juga akan molor lagi, dari sidak ini banyak catatan catatan yang akan di diskusikan di internal pansus untuk merespon LKPjnya Walikota,” ungkap Rohim pada Kamis (25/4/2024).

Rohim juga menyoroti penggunaan bahan impor seperti membran dari Swedia dan peralatan penerangan dari China, yang menimbulkan pertanyaan mengapa tidak menggunakan produk lokal untuk menghindari risiko keterlambatan dan masalah potensial.

“Kenapa ga dari sini yang tidak beresiko tertunda yang tidak beresiko kalau ada trouble tidak perlu balik lagi untuk di complain,” tanyanya.

Lebih lanjut, Rohim menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) harus bertanggung jawab atas keterlambatan pengerjaan proyek tersebut dan mengambil tindakan terhadap kontraktor yang terlibat.

“Kita akan tegur dan di LKPj nanti akan kita sampaikan, mestinya kita tegur pemkot, pemkot yang mengambil tindakan ke kontrakantor,” tegasnya.

“Logikanya dia mestinya yang menganti kontraktornya karna terlambat, karna yang kami marahin pemkotnya ga mungkin kami marahin kontraktornya kan,” sambung Rohim.

Kritik terhadap keterlambatan pembangunan Teras Samarinda menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada komitmen sebelumnya untuk menyelesaikan proyek tanpa perpanjangan waktu, serta potensi gangguan terhadap aspek-aspek lain di Kota Samarinda. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru