HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, terus menggencarkan program pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan ekonomi produktif. Salah satu program yang kini menjadi fokus utama adalah pengembangan peternakan kambing yang dijalankan secara kolektif oleh kelompok-kelompok ternak warga.
Kepala Desa Loa Raya, Martin, menyebut bahwa program ini telah masuk dalam prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2025. Bantuan kambing diberikan kepada kelompok warga disertai dengan pelatihan pengelolaan dan sistem pendampingan rutin dari perangkat desa.
“Warga tidak hanya menerima bantuan, mereka juga dibina untuk membentuk kelompok dan mengelola ternak secara bertanggung jawab,” terang Martin.
Program ini dirancang untuk menumbuhkan usaha ekonomi berbasis sumber daya lokal dengan tetap mempertimbangkan aspek sosial. Selain membantu ekonomi rumah tangga, kelompok ternak juga menjadi sarana membangun solidaritas antarwarga.
Dalam waktu singkat, beberapa kelompok ternak telah berhasil menjalankan usaha mereka. Martin menambahkan bahwa pendekatan berbasis kelompok ini memberi dampak ganda: memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mempererat jejaring sosial masyarakat.
Tak hanya fokus pada peternakan, Pemdes juga membangun berbagai sarana publik seperti lapangan bola, lapangan voli, dan gedung bulu tangkis untuk mendukung aktivitas sosial masyarakat.
“Fasilitas ini menjadi ruang interaksi yang memperkuat hubungan sosial. Modal sosial seperti ini sangat penting untuk kemajuan desa,” jelas Martin.
Ke depan, Pemdes merancang integrasi antara peternakan dan usaha mikro, seperti pengolahan pupuk organik serta hasil olahan kambing. Kolaborasi dengan dinas teknis juga akan dilakukan untuk penguatan kualitas dan keberlanjutan program.
“Yang ingin kita bangun adalah kemandirian warga yang tumbuh dari inisiatif sendiri. Desa hanya memfasilitasi dan mendorong,” pungkasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











