Pemerintah Kota Samarinda Terus Perkuat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Ist)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Dalam upaya menanggulangi kemiskinan ekstrim, Pemerintah Kota Samarinda menggulirkan serangkaian program yang telah diimplementasikan sejak tahun 2023, dengan rencana lanjutan untuk tahun 2024.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Puji, menjelaskan tentang strategi penanggulangan kemiskinan ekstrim yang diadopsi oleh pemerintah setempat.

Dalam penjelasannya, Puji menyoroti tiga persoalan utama yang menjadi fokus penanganan kemiskinan ekstrim: mengurangi beban masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menurunkan tingkat kemiskinan.

“Ada 3 yang akan kita lakukan yaitu mengurangi beban masyarakat, lalu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menurunkan kantung kantung kemiskinan,” jelasnya, pada Senin (18/03/2024).

Dia juga menekankan pentingnya perubahan yang terjadi secara tahunan dalam data kemiskinan, karena bersifat “by name by address”. Untuk memastikan validitas data, Dinsos direncanakan akan membentuk tim pendamping yang terdiri dari anggota PSM dan PKSK di setiap kecamatan untuk melakukan verifikasi lapangan.

“Mudah-mudahan nanti Dinsos juga membuat tim pendamping yang anggotanya itu PSM dan PKSK di setiap kecamatan itu yang akan memverifikasi dan memvalidasi lagi,” harap Puji.

Puji juga mengungkapkan bahwa terdapat parameter yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah seseorang dapat dikategorikan sebagai miskin ekstrim, seperti kepemilikan aset seperti motor atau televisi.

Pemerintah Kota Samarinda telah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) nomor 66 tahun 2023 yang menjelaskan 18 kriteria yang menentukan status kemiskinan ekstrim.

“Untuk menentukan miskin ekstrim ya itu kalau dari 11 kriteria itu terpenuhi dia masuk ke dalam miskij ekstrim. Doakan saja semua program pemerintah yang sudah dicanangkan dan dianggarkan tahun 2024 ini bisa berjalan dengan baik,” tutupnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru