Pemkab Kukar Ingatkan Warga untuk Menjaga Tata Krama saat Belimbur Erau Adat Pelas Benua 2023

- Jurnalis

Senin, 2 Oktober 2023 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dalam perayaan pesta adat erau. (Foto: Ist)

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dalam perayaan pesta adat erau. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Perayaan pesta adat Erau 2023 yang telah berlangsung selama beberapa hari di Kutai Kartanegara akan segera mencapai puncaknya dengan acara Mengulur Naga dan ritual Belimbur yang dihelat pada Minggu (1/10).

Belimbur, sebagai bagian integral dari ritual adat yang khas dalam perayaan Erau, mempunyai signifikansi dalam membersihkan diri Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura dan seluruh komunitas Kukar dari pengaruh negatif. Tidak hanya itu, tetapi Belimbur juga diyakini membawa berkah, keselamatan, dan perlindungan dari bencana.

Dalam rangka menghadapi acara ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga yang akan mengikuti prosesi Belimbur. Tujuan dari himbauan ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan Belimbur berjalan dengan tertib dan penuh khidmat.

Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, mengharapkan agar pelaksanaan tradisi adat ini berjalan tanpa ada insiden yang merugikan atau menyebabkan berita negatif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi himbauan Sultan Kutai Aji Muhammad Arifin agar pelaksanaan prosesi Belimbur berlangsung lancar dan tanpa kendala. Mari bersama-sama menjaga kesakralan acara ini,” ujarnya.

Selain itu, pihak berwenang telah menyiapkan petugas keamanan yang akan ditempatkan di sejumlah titik lokasi Belimbur, untuk mencegah insiden penyiraman air yang melanggar tata krama.

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura telah mengeluarkan panduan resmi mengenai tata krama Belimbur Erau Adat Pelas Benua 2023, yang mencakup beberapa poin penting:

Poin Pertama: Tata Krama Belimbur Erau Adat Pelas Benua Tahun 2023 Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, sesuai dengan titah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-XXI.

Poin Kedua: Tata Krama Belimbur Erau Adat Pelas Benua Tahun 2023 Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mencakup lokasi Belimbur dari Kelurahan Loa Tebu Kecamatan Tenggarong hingga Loa Janan Simpang 3 Kecamatan Loa Janan. Pelaksanaan Belimbur dimulai sejak Sri Paduka Sultan Kutai Kartanegara Martadipura Ke-XXI memercikkan air tuli pada pukul 10.00 Wite hingga 15.00 Wite.

Poin Ketiga: Panduan tersebut juga melarang penggunaan air kotor atau air najis selama prosesi Belimbur. Selain itu, Belimbur tidak boleh menggunakan air yang dimasukkan ke dalam plastik dan dilemparkan. Adapun dalam melakukan Belimbur, dilarang menggunakan mesin pompa air yang disemprotkan secara langsung kepada masyarakat. Pelecehan seksual juga dilarang dalam prosesi ini.

Poin Keempat: Adapun dalam Belimbur, tidak diperkenankan untuk menyiram air kepada lansia, ibu hamil, serta anak-anak balita.

Selain himbauan, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura juga menegaskan bahwa pelanggaran tata krama Belimbur akan dikenakan sanksi. Sanksi tersebut termasuk hukuman adat berdasarkan hasil mufakat Majelis Tata Nilai Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan hukum positif berdasarkan Undang-Undang Negara Kesatuan Republik Indonesia. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru