HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kukar memiliki target ambisius untuk mencapai 100 persen realisasi Program 25 Ribu Nelayan Produktif pada akhir tahun 2023.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 ini saja, sudah ada 500 kelompok nelayan yang telah mendapatkan manfaat dari program ini. Oleh karena itu, dia yakin bahwa program yang ditujukan untuk 25 ribu nelayan tersebut dapat terwujud secara penuh pada akhir tahun.
“Di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun ini, kami telah mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar untuk mencapai target ini,” kata Muslik pada Jumat (6/10/2023).
Muslik menjelaskan bahwa Program 25 Ribu Nelayan Produktif hadir untuk memberikan dukungan kepada nelayan dan pembudidaya ikan dalam meningkatkan produktivitas mereka. Dukungan ini mencakup bantuan berupa bibit ikan, pakan, alat tangkap, mesin kapal, kapal cepat (kapal ces), dan perahu. Selain itu, Muslik juga mendorong nelayan untuk melakukan rehabilitasi kolam yang ada dan menjadi pembenih ikan.
“Kami ingin Kukar dapat mandiri dalam hal pembenihan ikan, mengingat sebagian benih ikan masih harus diimpor dari luar. Kami berharap bahwa bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan nelayan,” ungkap Muslik. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











