Pengelolaan BUMDes di Embalut Terkendala Birokrasi, Kades Soroti Proses yang Berbelit

- Jurnalis

Kamis, 27 Maret 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Embalut masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek birokrasi yang dinilai terlalu panjang dan berbelit. Hal ini menjadi penghambat utama dalam pengembangan usaha desa.

Kepala Desa Embalut, Yahya, menyampaikan bahwa beberapa program BUMDes yang sudah dirancang masih terhambat akibat prosedur administrasi di tingkat kabupaten yang cukup rumit. Salah satu contoh konkret adalah pengadaan dispenser untuk Pertades yang sampai saat ini belum terealisasi. “Proses perizinan yang berlarut-larut menyebabkan program ini belum berjalan, bahkan ada kekhawatiran terkait penggunaan anggarannya,” ujarnya.

Tak hanya itu, program budidaya ikan dalam keramba yang berpotensi memberikan keuntungan hingga Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan juga belum mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan. Padahal, usaha ini dinilai bisa menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi desa.

Yahya menekankan bahwa jika birokrasi bisa lebih sederhana dan mendukung pengembangan usaha produktif, BUMDes dapat berperan lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Seharusnya dana desa bisa lebih banyak dialokasikan untuk usaha produktif, bukan hanya untuk belanja rutin yang kurang berdampak jangka panjang,” katanya.

Ia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah agar BUMDes bisa beroperasi dengan lebih optimal dan benar-benar menjadi instrumen ekonomi bagi masyarakat desa. “Kami ingin BUMDes bukan hanya sekadar nama, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” tuturnya.

Yahya pun berencana mengajukan laporan resmi kepada pemerintah kabupaten untuk memastikan bahwa hambatan yang ada dapat segera diatasi. “Kami ingin desa ini mandiri secara ekonomi, dan salah satu jalannya adalah dengan mengelola BUMDes secara profesional,” tandasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru